Pemerintah Pastikan Jalan Jalur Mudik Prima Jelang Lebaran

Jakarta — Pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur jalan di berbagai jalur utama mudik dalam kondisi prima menjelang arus mudik Lebaran tahun ini.

Berbagai langkah percepatan perbaikan, peningkatan kualitas jalan, serta koordinasi lintas lembaga telah dilakukan guna menjamin kelancaran perjalanan masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan kesiapan pemerintah dalam memastikan jalur mudik dan sarana transportasi berfungsi optimal.

Menurut AHY, seluruh ruas jalan utama, termasuk jalan arteri dan tol nasional seperti Tol Trans Jawa dan Tol Trans Sumatera, menjadi fokus pengawasan. Pemerintah memastikan kondisi jalan dalam keadaan prima, sehingga arus mudik dapat berjalan aman dan lancar.

“Jalan-jalan kita harus pastikan dalam kondisi yang prima, apakah jalan utama termasuk jalan arteri,” ujar AHY.

AHY juga menekankan bahwa kementerian terkait bekerja secara intensif, “pagi, siang, malam,” untuk menjaga kondisi jalan, terutama menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang berpotensi merusak jalan dan menimbulkan risiko kecelakaan.

“Kita harus siap menghadapi cuaca ekstrim, terutama hujan yang bisa mengakibatkan kerusakan jalan dan risiko kecelakaan. Semua fokus di situ sekarang,” kata AHY.

Disisi lain, infrastruktur jalan nasional di Jawa Tengah terus bersolek demi menyambut gelombang mudik Lebaran 2026

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Moch Iqbal Tamher mengatakan prioritas utama saat ini adalah memacu perbaikan di Jalur Pantura yang merupakan urat nadi transportasi logistik dan penumpang dari arah Jakarta menuju Surabaya.

“Target kami adalah semua pekerjaan penambalan dan perbaikan rampung pada H-10 Lebaran. Kami ingin memastikan jalur utama sudah bebas kendala sebelum puncak arus kendaraan dimulai,” ungkap Iqbal.

Tidak hanya sektor jalan, infrastruktur jembatan pun dipastikan siap digunakan. Dari 852 unit jembatan yang ada di Jawa Tengah, tingkat kemantapan fisiknya telah mencapai 97,41 persen. Iqbal menginstruksikan seluruh jajarannya untuk tetap siaga menghadapi anomali cuaca.

“Tim di lapangan harus responsif. Jika terjadi kerusakan akibat hujan di malam hari, perbaikan harus segera dilakukan keesokan paginya agar target fungsional tidak terganggu,” tegasnya.

Dengan kesiapan infrastruktur yang optimal dan dukungan masyarakat, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh keluarga Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *