Oleh karena itu, penting untuk menjaga semangat dan hasil dari PUIC ke-19 ini agar tidak berhenti pada dokumen akhir dan pidato forum semata. Tindak lanjut terhadap kerja sama konkret, seperti penguatan industri pertahanan bersama Turki dan penyelesaian FTA, harus menjadi agenda prioritas. Begitu pula dengan komitmen dalam isu kemanusiaan, perlu ada tindak lanjut dari negara-negara anggota OKI agar aksi nyata benar-benar terjadi di lapangan.

Indonesia kembali menegaskan peran strategisnya dalam kancah diplomasi internasional dengan menjadi tuan rumah Konferensi ke-19 Persatuan Parlemen Negara-Negara Anggota OKI (Parliamentary Union of the OIC Member States/PUIC) pada 12 hingga 15 Mei 2025 di Kompleks Parlemen, Jakarta. Forum ini bukan sekadar pertemuan antarparlemen, melainkan ajang penting yang mempertemukan negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim untuk membahas tantangan global dan merumuskan solusi bersama berdasarkan nilai-nilai keadilan, solidaritas, dan perdamaian.